Headlines News :
Home » » Dengar Gudang akan Tutup, Bupati Pamekasan Sidak

Dengar Gudang akan Tutup, Bupati Pamekasan Sidak

Written By Unknown on Sunday, September 2, 2012 | 15:18

Bupati Pamekasan Pantau Gudang Rokok, Tembakau Madura
Pamekasan - Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengaku prihatin setelah mendengar kabar salah satu gudang tembakau di Pamekasan akan tutup. Tanggal 30/8/2012, secara mendadak bupati langsung memanggil beberapa instansi terkait untuk melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah gudang tembakau. Itu dilakukan, untuk memastikan kabar buruk tersebut.

Bupati yang didampingi Wakil Bupati (Wabup) Kadarisman Sastrodiwirjo tampak serius berupaya mengawal tata niaga tembakau tersebut. berbeda dengan sidak biasanya, bupati memilih menggunakan mobil pribadi tanpa patwal. Bahkan, untuk memastikan rahasianya sidak tersebut, Wabup menyita handphone (HP) semua rombongan sidak.

”Bahkan, ketika kami panggil untuk kumpul di pendopo, belum tahu jika akan saya ajak sidak,” kata Kholilurrahman kepada Jawa Pos Radar Madura. Menurut bupati, sasaran pertama sidak ke gudang yang kabarnya akan tutup, antara lain ke gudang PT Langgeng Setia Bhakti (LSB) pemegang kuasa pembelian tembakau PT Sampoerna, di Dusun Asem Manis Desa Murtajih Kec Pademawu. ”Setelah saya tanya, memang gudang akan tutup pada 3 September mendatang.

Hal ini dilakukan karena kebutuhan gudang memang sudah terpenuhi,” tutur bupati. Menurut bupati, kebutuhan gudang PT LSB untuk tahun ini sebanyak 6.000 ton tembakau, sementara hingga 30/8/2012 gudang sudah terpenuhi 4.500 ton. ”Jadi, 3 September besok, kebutuhan gudang sudah sampai pada 6.000 ton.

Kalau memang kebutuhan gudang sudah terpenuhi mau gimana lagi,” ujarnya. Namun, Kholilurrahman berjanji tetap akan berusaha agar gudang PT LSB bisa menunda tutup gudangnya, karena Tembakau Rakyat Pamekasan masih banyak yang belum terjual. ”Saya sudah mengirim surat kepada pemilik PT LSB, agar bisa memperpanjang lagi dan menunda waktu penutupan gudang,” tutur bupati.

Usai sidak di gudang PT LSB, bupati melanjutkan sidak ke beberapa gudang yang lain. Di antaranya, dua Gudang Perusahaan Rokok Gudang Garam, dan dua gudang perusahaan Rokok Djarum. Kholil sapaan akrab bupati terlihat sedikit lega, karena gudang-gudang tersebut masih cukup lama melakukan pembelian.

”Untuk gudang Djarum dan Gudang Garam tutupnya masih lama, kerena memang baru buka dan kebutuhan tembakau masih banyak. Gudang Djarum baru terpenuhi 1.000 ton dari kebutu-han 7.000 ton, sedangkan Gudang Garam baru terpenuhi 500 ton dari kebutuhan 4.000 ton,” terang mantan ketua NU Pamekasan ini. (radar)

Sumber : pamekasan.info
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Download Makalah | Blog Falophi | Ikut Belajar Blog | Falophi.com | Wong Pakong Blog
| Fastpay Bersama Copyright © 2012. Wong Pademawu - All Rights Reserved
Template Modify by Wong Pademawu Blogs
Proudly powered by Blogger