Headlines News :
Home » , » Kadisperta Pamekasan Ogah Temui Mahasiswa

Kadisperta Pamekasan Ogah Temui Mahasiswa

Written By fajarmduro on Sunday, January 6, 2013 | 21:43

PAMEKASAN - Puluhan mahasiswa UIM (Universitas Islam Madura) yang tergabung dalam BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) mendatangi kantor Dinas Pertanian untuk meminta program-program unggulan yang sudah terbentuk.

Selain itu, maksud kedatangan puluhan aktivis BEM tersebut untuk meminta transparansi soal program yang sudah dicanangkan di tahun 2013 ini. Karena bagaimana pun, program-program unggulan Dinas Pertanian dianggap penting untuk diketahui oleh masyarakat.“Kami datang kesana untuk mengetahui program-program unggulan dari pihak Dina Pertanian, dan kami sudah dapatkan program-program unggulan tersebut,” pungkas koordinator lapangan (korlap) audiensi, Moh. Amin Jakfar.
 
Tujuan melakukan audiensi tersebut, lanjut wapres (wakil presidem mahasisi) UIM, adalah untuk mengetahui program unggulan Dinas Pertania, yang nantinya akan kami agendakan untuk dibawa ke pertemuan BEM se-Jawa Timur. Selain itu pula, agar masyarakat mengetahui program tersebut dan memahaminya, agar nantinya bisa menjadi bahan acuan para petani yang saat ini sedang bercocok tanam padi.“Kalau temuan-temuan kami di masyarakat terhadap program-program yang belum tercapai, masih belum turun langsung ke lapangan, karena tujuan kami untuk sementara ini bukan untuk advokasi. Mungkin nanti setelah kami mendalami semua program SKP seluruh Pamekasan , baru kami akan mendalami dan kroscek ke lapangan sebagai tindak lanjutnya,” ujar Moh Ali, salah satu perserta Audiensi.
 
Sedangkan program-program unggulan yang didapat oleh peserta audiensi kemarin, Jumat (4/1), antara lain adalah peningkatan mutu intensitasi padi dan penanamannya, dan agenda rutinitas tiap tiga tahun, evaluasi dan dan verifikasi kelompok tani untuk 13 kecamatan.“Diakui memang, bahwa swadaya sambada beras selama tiga tahun terakhir mengalami peningkatan sebesar 5 persen. Akan tetapi, dengan kenaikan yang 5 persen tersebut, perhatian pemerintah pihak terkait masih dinilai kurang terhadap masyarakat,” terangnya
 
Aktivis BEM UIM saat melakukan audiensi ke Dinas Pertanian, mereka tidak ditemui langsung oleh Kepala Dinasnya, akan tetapi hanya di temui oleh Sekdis, Rika. Sehingga para peserta audiensi merasa kecewa.“Padahal kemarin janjinya mau ditemui langsung oleh Kadis, tapi nyatanya tidak, hanya ditemui Sekdinya. Alasannya, bahwa Kadis sedang ada acara sehingga tidak bisa menemui para peserta audiensi,” tukasnya. (AFA)
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Download Makalah | Blog Falophi | Ikut Belajar Blog | Falophi.com | Wong Pakong Blog
| Fastpay Bersama Copyright © 2012. Wong Pademawu - All Rights Reserved
Template Modify by Wong Pademawu Blogs
Proudly powered by Blogger