
Tidak banyak yang tahu bahwa di Kabupaten Pamekasan tepatnya di Desa Pacalan, Kecamatan Galis, ada sebuah makam yang dikenal sebagai makam Joko Tarub. Tokoh cerita legendaris masyarakat. Bagaimana kondisinya?
Pamekasan-Suasana tampak ramai di Jalan Talang Siring itu menarik perhatian pengendara yang melintas. Beberapa bus juga berhenti di jalan tersebut, tepatnya jalan di depan makam Joko Tarub kemarin (7/10). Penumpang dari bus terlihat turun dari bus menuju sebuah makam yang dikenal warga sekitar sebagai pesarean (makam) Joko Tarub yang terletak di Desa Pacalan, Kecamatan Galis, Pamekasan.
Para penumpang tersebut rata- rata ingin berziarah dan memohon berkah ke makam tokoh cerita legendaris tersebut. Menurut warga sekitar, makam Joko Tarub hampi setiap hari dikunjungi peziarah. Dan warga yang berdatangan tidak hanya dari Madura, melainkan dari luar Madura seperti Situbondo, Jember dan Banyuwangi.
Peziarah yang datang secara berombongan hanya ingin meminta berkahnya. Sebelum beranjak ke makam tersebut, para pengunjung terlebih dulu mendengarkan cerita dari juru kuncinya, yakni Untung Haryono, 67. Sedangkan Kamariyah, 56, istri Untung Haryono, merupakan keturunan Joko Tarub. Konon kabarnya, berdoa di depan makam itu bisa meringankan masalah.
”Mohon berkah terutama kepada sesepuh agung Joko Tarub, Kiai Poleng dan Nyai Poleng,” terang Haryono saat memberi saran kepada pengunjung makam kemarin. Saat masuk ke dalam kompleks makam Joko Tarub, sandal harus dilepas. Padahal, tempat tersebut tidak beralas keramik, hanya tanah. Haryono mengatakan bahwa tempat tersebut suci. ”Tempat itu suci, Dek. Sehingga ketika mau masuk ke sana, sandal harus dilepas terlebih dulu,” ujarnya.
3 comments
ziarah, menapaki sejarah masalalu. trims infonya
yg benar di mana sih makam joko tarub?
soalnya banyak yg menglaim di jawa tengah,
sama-sama gan,,, trim kunjungannya...
Post a Comment