Madrid - Real Madrid mendapat titel perdananya musim ini. El Real berhak atas gelar Spanish Super Cup setelah menaklukkan Barcelona dengan skor 2-1 dalam leg kedua, Kamis (30/8/2012) pagi di Estadio Santiago Bernabeu. Meski agregat 4-4, namun Madrid unggul dalam gol tandang.
Babak Pertama:
Bermain di kandang sendiri membuat tuan rumah Real Madrid langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Tak mau tertinggal, Barcelona juga melakukan hal serupa. Laga saling serang terjadi di awal babak pertama.
Pada menit ketujuh, Madrid mendapat kesempatan perdana saat Gonzalo Higuain tinggal berhadapan dengan kiper Victor Valdes. Sayang sepakan striker Argentina ini masih dapat diblok Valdes.
Higuain akhirnya benar-benar menjebol gawang Valdes pada menit ke-11. Memanfaatkan umpan jauh dari Pepe, Higuain yang muncul dari lini kedua unggul saat duel perebutan bola dengan Javier Mascherano. Dengan tenang, Higuain menaklukkan Valdes.
Semenit setelah gol Higuain, Barcelona mendapat kans lewat kaki Alexis Sanchez. Sayang eks striker Udinese ini kalah dalam duel perebutan dengan Pepe di kotak penalti Madrid. Lepas tiu Los Galacticos kembali menguasai jalannya pertandingan.
Tepat pada menit ke-18, Cristiano Ronaldo menggandakan kedudukan menjadi 2-0. Proses golnya pun hampir sama dengan gol Higuain. Menerima umpan jauh Marcelo, Ronaldo dengan cantik menipu Gerrard Pique dengan mengontrok bola lewat tumit. Dan dengan dingin, Ronaldo membuat Valdes kembali memungut bola dari gawangnya.
Serangan bertubi-ubi ke gawang Valdes belum berhenti. Pada menit ke-22, Valdes untuk ketiga kalinya berhadapan satu lawan satu dengan Higuain. Kali ini ia kembali bisa menahan sepakan Higuain.
Pada menit ke-23, Pepe sebenarnya mencetak gol melalui heading. Namun gol itu dianulir wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz karena menganggap pemain Portugal ini melakukan pelanggaran.
Dengan kecepatannya, Ronaldo hampir saja berjumpa face to face dengan Valdes pada menit ke-27. Sayang ia dijatuhkan paksa oleh Adriano. Atas ulahnya itu, Adriano diganjar kartu merah oleh wasit Lahoz. Untuk menambal lubang di belakang, Tito Vilanova memasukkan bek muda Martin Montoya menggantikan Sanchez menit ke-32.
Semenit setelahnya, gawang Barcelona kembali terancam saat Ronaldo mengirimkan umpan matang ke Higuain. Namun Mascherano masih dapat menggagalkan peluang emas ini. Unggul jumlah pemainmembuat Madrid semakin perkasa dan menguasai lini tengah.
Barcelona juga tak tinggal diam. Meski lebih banyak melakukan serangan balik, aksi Andres Iniesta, Leo Messi dan Xavi Hernandez kerap menyulitkan lini belakang El Real. Memasuki lima menit akhir babak pertama, Madrid mulai mengurangi tensi serangan.
Kondisi ini dimanfaatkan anak-anak Catalan untuk merangkai serangan, Caranya, mencoba menguasai lini tengah. Permainan bola pendek cepat ala Barcelona mulai terlihat di tiga menit jelang waktu normal usai. Melalui tendangan bebas, Messi memperkecil kedudukan menjadi 2-1 di menit ke-45.
Memasuki masa injury time, Ronaldo melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Sayang arah bola masih tipis di sisi kiri gawang Valdes. Skor 2-1 bertahan hingga turun minum.
Babak Kedua:
Masuk babak kedua Barcelona mencoba bangkit dengan menguasai lini tengah. Awalnya Real Madrid masih bisa mengatasinya. Di lima menit awal babak kedua, laga memang dikuasi El Real. Perlahan tapi pasti, Barcelona permainan Barcelona mulai tampak.
Hingga 15 menit awal babak kedua, kedua tim bermain ketat dan saling serang. Peluang emas diperoleh anak-anak Barcelona di menit ke-62 melalui Pedro. Menerima umpan lambung Mascherano, Pedro berhasil melepaskan diri dari kawalan Pepe. Sayang sepakannya dapat diblok Iker Casillas.
Pedro kembali mengancam gawang Real Madrid di meni tke-65. Namun untuk kedua kalinya bola masih dapat diamankan Casillas. Tahu gawangnya mulai tidak aman, Real Madrid bangkit. Pada menit ke-69, Sami Khedira menebar ancaman. Sayang usahanya dapat digagalkan Casillas.
Madrid akhirnya benar-benar 'sadar'. Mereka kembali mengambil kendali serangan dan membuat bek-bek Barcelona bekerja keras untuk menghadang mereka. Hanya saja terdapat satu kelemahan, yakni seringnya pasukan Jose Mourinho ini melakukan salah passing.
Masuk menit ke-75, Barcelona memainkan amunisi anyarnya yang baru didatangkan dari Arsenal, Alexander Song. Song masuk menggantikan Sergio Busquets. Masuk menit ke-77, Messi memberikan assist matang untuk Jordi Alba. Sayang penguasaan bola yang buruk membuat peluang dapat dikandaskan Sergio Ramos.
Sedangkan pada menit ke-79, Madrid melakukan pergantian perdana dengan memasukkan Jose Callejon menggantikan Angel di Maria. Tak berselang lama, Higuain mendapat peluang emas. Mendapat umpan manis, Higuain tinggal berhadapan dengan kiper. Sayang bola masih dapat digagalkan mistar tiang gawang.
Pada menit ke-82 dan 83, pelatih Jose Mourinho memasukkan dua pemain, yakni Karim Benzema dan Luka Modric. Benzema mengisi peran Higuain. Sedangkan Modric menggantikan posisi Mesut Ozil. Sementara Barcelona memasukkan Cristian Tello menggantikan Pedro.
Memasuki lima menit menjelang laga usai, El Barca berusaha mengejar ketertinggalan dengan meningkatkan intensitas serangan. Tak ingin kebobolan lagi, El Real juga bermain menyerang. Peluang mereka dapat melalui Ronaldo menit ke-89, sayang bola masih dapat diamankan Valdes.
Memasuki masa injury time, giliran Montoya yang mendapat kesempatan mencetak gol. Sayang ia belum mampu menaklukkan Casillas. Percobaan dilakukan Messi dari luar kotak penalti, sayang bola menyamping di sisi kanan gawang Madrid.
Hingga pluit panjang, skor 2-1 masih bertahan. Agregat kedua tim sebenarnya imbang 4-4. Namun Madrid unggul gol tandang karena di leg pertama di Camp Nou lalu, Barcelona hanya menang 3-2.
Sumber : beritajatim.com


Post a Comment